Jurnal Penyesuaian Persediaan Barang

Jurnal Penyesuaian adalah jurnal yang biasanya dilakukan pada akhir periode akuntansi untuk mengalokasikan pendapatan dan pengeluaran untuk periode dimana transaksi tersebut benar-benar terjadi, tetapi transaksi tersebut belum diposting atau dijurnal. Transaksi bisa saja terjadi di periode sebelumnya atau periode berjalan sehingga harus dilakukan jurnal penyesuaian.

Alasan lain perlunya dilakukan jurnal penyesuaian adalah karena terjadinya kesalahan pencatatan pada selama periode berjalan sehingga harus dilakukan jurnal koreksi sesegera mungkin. Pada akhir periode perusahaan lazimnya juga melakukan pengecekan atas kebenaran pencatatan transaksi yang terjadi, jika terdeteksi ada kesalahan maka perlu melakukan koreksi.

selama periode berjalan, pencatatan akuntansi dimungkinkan belum sepenuhnya mengikuti ketentuan yang sesuai prinsip akuntansi. Oleh karena itu perusahaan dituntut untuk melakukan pencatatan penyesuaian yang lazimnya dilakukan pada akhir periode.

Dengan demikian, pencatatan penyesuaian dimaksudkan agar laporan keuangan menyajikan informasi yang sesungguhnya terjadi dan terupdate sehinggan laporan keuangan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan perusahaan di periode selanjutnya

Berbagai pengetahuan, termasuk akuntansi mendasarkan diri pada prinsip-prinsip yang diyakini memberi manfaat untuk pengembangan pengetahuan akuntansi itu sendiri. Berikut 3 (tiga) contoh yang menyebabkan pencatatan penyesuaian dilakuakan :

a. Pencatatan Berbasis Akrual

Akuntansi menggunakan “basis akrual” (accrual basis) dalam pengakuan biaya dan pendapatan, bukan menggunakan “basis kas’ (cash basis). Berbasis Akrual, biaya dan pendapatan diakui ketika terjadi transaksi yang terkait dengan biaya dan pendapatan tersebut dimana kejadiannya tidak selalu bersamaan dengan transaksi penerimaan dan pembayaran kas-nya. Seandainya perusahaan mencatat transaksi berbasis kas maka biaya dan pendapatannya terjadi ketika penerimaan atau pembayaran kas.

b. Penandingan Biaya dengan Pendapatan

Biaya dan pendapatan yang memilik keterkaitan langsung diantara keduanya seharusnya di tandingkan pada periode yang sama. Contoh; harga perolehan (kos/nilai persediaan) barang dagangan diakui menjadi biaya (Hpp) di periode dimana barang biaya dagangan tersebut terjual, bukan pada periode terjadinya pembelian barang dagangan. Jika barang dagangan tersebut dibeli dan terjual diperiode yang sama maka pada situasi tersebut kos/nilai persediaan berubah menjadi biaya/Hpp pada periode yang sama. Namun, jika barang dagangan diberli pada periode 1 dan baru terjual pada periode 2 maka kos/nilai persediaan barang dagangan tersebut diakui biaya/Hpp pada periode 2, dan selama periode 1 kos/nilai persediaan barang dagangan tersebut masih merupakan Aset (Perseidaan Barang dagang).

c. Analisis Manfaat vs Biaya (Kepraktisan)    

Pencatatan akuntansi dilakukan sepanjang manfaat yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan biaya yang yang harus ditanggung untuk menghasilkan informasi akuntansi. Prinsip ini sering dikaitkan dengan prinsip kepraktisan yaitu pencatatan akuntansi seharusnya dirancang untuk membantu bisnis, bukan malah merepotkan. Contoh; perusahaan mencatat pengurangan/penggunaan bahan habis pakai pada akhir periode, bukan setiap terjadi pengkonsumsian bahan habis selama periode berjalan. Model pencatatan bahan habis pakai ini biasa digunakan karena konsumsisi atas bahan habis pakai dilakukan dalam jumlah kecil tetapi secara terus menerus sehingga dianggap tidak praktis jika pencatatan dilakukan setiap terjadi pengkonsumsian bahan habis pakai tersebut.

Jika membutuhkan Info Jurnal penyesuaian baik untuk perusahaan dagang, perusahaan jasa, perusahaan kontraktor dan perusahaan manufaktur atau pertanyaan lain mengenai Akuntansi silahkan menghubungi Saya Yopi Arsopian di WhatsApp 085219268059. Terima kasih

Untuk memudahkan pencatatan pembukuan Akuntansi setiap perusahaan dapat menggunakan Software Akuntansi yang sudah lengkap dengan Fitur-fitur canggih yang secara otomatis menghasilkan Laporan keuangan Perusahaan. Tersedia Software Akuntansi ACCURATE  Versi Online dan ACCURATE Accounting Software Desktop Versi 5. Apapun jenis Software Akuntansi-nya secara otomatis menghasilkan laporan keuangan Perusahaan.